Skip to main content

Welcome Desember



Desember ini banyak tawaran menarik di bisnis aku, kita mulai dari penawaran yang sudah di mulai dari pertengahan bulan november yang lalu dan akan berakhir pada 31 desember 2013. 

Dimulai dengan bergabung di oriflame dengan mendaftar sebagai konsultan oriflame sebesar Rp 49.900,-. Lalu lakukan order pertama minimum Rp 200.000,- dan dapatkan potongan harga sebesar Rp. 49.900,- dan dapatkan Balerina Key Chain GRATIS senilai Rp. 99.000,-


Setelah bergabung menjadi konsultan oriflame, lakukan 3 step di bawah ini untuk mendapatkan penawaran terbaik oriflame di bulan desember.

Step 1 
Raih kualifikasi Welcome Program (WP1) dengan cara closing 100 Bp (Bonus Point) dalam 30 hari pertama semenjak kamu bergabung di oriflame dan dapatkan Pretty Swan Eau De Toillet dengan wewangian yang lembut ini senilai Rp. 279.000,-


Step 2
Dibulan ke 2 setelah kamu bergabung kamu bisa mendapatkan WP2 dengan mengakumulasi order pribadi kamu hingga 100 Bp dan dapatkan Ballerina Bracelet senilai Rp 399.900,- . Dengan gelang yang berlapis emas 0.25 mikron serta bertahtakan Czech Crystal tiga warna pink, bening dan fuchsia kamu pasti akan tampak keren ^^.


Step 3
Begitu juga dibulan ke 3 setelah kamu bergabung di oriflame, kamu bisa mendapatkan WP3 dengan mengakumulasi order pribadi kamu hingga 100 Bp dan dapatkan Ballerina Jewellery Case senilai Rp 599.000,- GRATIS.  Kotak perhiasaan ddengan warna pinknya yang manis akan memudahkan kamu dalam menyimpan benda-benda berharga kamu.


Ini baru sebagian dari penawaran menarik yang ada di bulan desember ini. Mari beri kesan terdalam untuk tahun ini, di penghujung tahun 2013 ini kamu berkesempatan untuk memberikan yang terbaik dalam hidup kamu.

Comments

Popular posts from this blog

Obat TB Gratis, Berobat Yuk

Ketakutan itu masih sering menghantui hari-hariku. Selama Tuberkulosis masih menjadi momok bagi dunia kesehatan, sepertinya susah untuk pura-pura mengatakan aku  rapopo  . Kemudahan penularan dari penyakit akibat kuman Mycobacteriun Tuberculosis salah satu sebabnya.  Beberapa hari yang lalu, bayang-bayang ketakutan itu kembali menghantuiku. Sebut saja mama Riska, beliau adalah pekerja paruh waktu di rumahku. Karena kondisi kesehatan yang menurun, beliau memutuskan untuk mengambil cuti kerja selama dua hari. Terdengar suaranya yang lemah dan batuk-batuk kecil yang menyertainya, menggiring pikiranku pada satu kesimpulan tentang penyakit yang diderita mama Riska. Tuberkulosis, begitulah pikirku saat itu. Sungguh aku terlalu cepat memutuskan mama Riska terjangkiti kuman Mycobakterium Tuberkulosis . Hal ini semakin memperjelas betapa paranoidnya aku. Pengetahuan yang cukup tidak membuat rasa khawatirku berkurang, justru aku semakin waspada terhadap penyakit satu ini. ...

Monetisasi Blog Meningkatkan atau Menurunkan Gairah Menulis

Google benarkah ini?? source pic : google Malam ini tidurku tak nyaman. Gerakan-gerakan tak nyenyak si kecillah yang membuatku membuka mata berulang kali. Tubuhku penat. Lelap pun tak kudapat. Kantukku belum usai namun azan subuh telah berkumandang.  Sedikit malas kuberanjak dari tidurku. Tampak tuan-tuan putri masih terbuai mimpi. Kualihkan pandanganku ke gadget  usangku. Seperti biasa jari-jariku menari diantara aplikasi yang terinstal. Kotak suler menjadi akhir lompatanku. Berharap hari ini ada kabar baik yang akan kuterima. Tak perlu menunggu lama, kotak surat elektronikku pun terbuka. Tatapanku pun segera terpaku pada bagian teratas list inbok  ku. Terbersit harap yang selama ini kudambakan namun segera kuenyahkan. Tak mungkin, pikirku. Namun. Google pun Memberi Jawab source pic : google Selamat!! Sampai pada tahap ini saja mukaku sudah merona. Teringat penolakan-penolakan yang kuterima. Dan pengajuan permohonan Google AdSense (GA) ku yang tanpa ...

House For Sale

Beberapa waktu yang lalu saya membaca sebuah kisah singkat karya A.S. Laksana. Karyanya dimuat di salah satu surat kabar harian nasional yang terbit dari Surabaya. Dengan tajuk Dijual : Rumah Dua Lantai Beserta Kenangan di Dalamnya, bercerita tentang sepasang suami isteri yang sedang berada di ambang batas perceraian. Masalah-masalah yang sekiranya dianggap sepele oleh salah satu dari pasangan di dalam cerita ternyata bagi yang lain itu menjadi timbunan-timbunan konflik berkepanjangan. Dan pada akhirnya memaksa keduanya untuk segera mengambil keputusan yang tidak mudah. Mungkin seperti itulah yang bisa saya tangkap dari cerita pendek karya saudara A.S Laksana. Tapi tulisan ini tidak ingin membahas tentang cerpen A.S. Lakasana. Membaca cerpen ini seketika mengusik memori saya yang sudah lama terpendam. Ini menyangkut judul lagu yang diangkat oleh cerpenis. Membawa benak saya pada sebuah rumah yang entah seperti apa kini wujudnya. Rumah dalam kenangan saya tidak sama dengan ruma...