Skip to main content

Di Sini Action yg di Perluin, bukan yg Lain

Di bisnis ini kita dituntut untuk bisa berhubungan dengan banyak orang, komunikasi adalah hal yang sangat penting. Bagaimana membangun image agar orang  percaya bahwa kita berkompeten di bidang ini. Begitu banyak literatur yang harus di baca oleh banyak pelaku bisnis jaringan. Tentu ini dilakukan untuk mendukung kinerja bisnis mereka menjadi lebih baik, tapi bila tidak segera dipraktekan hasilnya tidak akan lebih baik dari mereka yang berkerja mengandalkan feeling.

Banyak contoh kasus yang bisa kita jadikan sebagai referensi dalam mengembangkan bisnis jaringan. Masalahnya adakah keinginan untuk menjadikannya sebagai pelajaran, tidak hanya dijadikan sebagai sebuah kisah yang menarik tanpa adanya action.

Iya, di sini hanya action yang diperlukan. Dan action atau tindakan bisnis itu beragam bentuknya. Apalagi bila bisnis jaringan kamu berhubungan dengan internet. Action kamu tidak terbatas, dan membuka peluang buat kamu untuk lebih kreativ lagi. Banyak yang bisa kamu lakukan di sini, asal kamu mau belajar banyak hal. Dan lihatlah bila kamu sudah berada di dalamnya, mungkin kamu akan lupa bagaimana caranya untuk keluar. hehe..

Sebagai pendatang baru di bisnis ini, aku mulai mempelajari banyak hal salah satunya adalah membuat blog sederhana ku ini. Dan inilah salah satu action ku untuk bisnis ku. Dengan kerja onlinenya memberikan kemudahan bagiku untuk selalu action kapan saja, di mana saja tidak masalah bagiku.

Ada satu kutipan yang kudapat dari blog kawan ku, dan aku sangat menyukainya karena cukup menginspirasiku, begini bunyinya 'satu peluru mampu menembus satu kepala, tapi satu kata mampu menembus jutaan kepala. Senjata ku memang tak tajam, hanya berupa kata, tapi itu dapat mengubah dunia' .

Belajar bisa dari mana saja, dari siapa saja dan kapan saja. Semoga tulisan ini bisa sedikit bermanfaat dan bila tertarik untuk bergabung bersama aku dalam berbisnis dan berbagi banyak hal, peluang itu masih terbuka lebar. Dengan senangnya aku akan menerima kamu, dan mari kita buat sesuatu yang berbeda untuk masa depan aku, kamu atau dia.

salam sukses ^_^

Comments

Popular posts from this blog

Obat TB Gratis, Berobat Yuk

Ketakutan itu masih sering menghantui hari-hariku. Selama Tuberkulosis masih menjadi momok bagi dunia kesehatan, sepertinya susah untuk pura-pura mengatakan aku  rapopo  . Kemudahan penularan dari penyakit akibat kuman Mycobacteriun Tuberculosis salah satu sebabnya.  Beberapa hari yang lalu, bayang-bayang ketakutan itu kembali menghantuiku. Sebut saja mama Riska, beliau adalah pekerja paruh waktu di rumahku. Karena kondisi kesehatan yang menurun, beliau memutuskan untuk mengambil cuti kerja selama dua hari. Terdengar suaranya yang lemah dan batuk-batuk kecil yang menyertainya, menggiring pikiranku pada satu kesimpulan tentang penyakit yang diderita mama Riska. Tuberkulosis, begitulah pikirku saat itu. Sungguh aku terlalu cepat memutuskan mama Riska terjangkiti kuman Mycobakterium Tuberkulosis . Hal ini semakin memperjelas betapa paranoidnya aku. Pengetahuan yang cukup tidak membuat rasa khawatirku berkurang, justru aku semakin waspada terhadap penyakit satu ini. ...

Monetisasi Blog Meningkatkan atau Menurunkan Gairah Menulis

Google benarkah ini?? source pic : google Malam ini tidurku tak nyaman. Gerakan-gerakan tak nyenyak si kecillah yang membuatku membuka mata berulang kali. Tubuhku penat. Lelap pun tak kudapat. Kantukku belum usai namun azan subuh telah berkumandang.  Sedikit malas kuberanjak dari tidurku. Tampak tuan-tuan putri masih terbuai mimpi. Kualihkan pandanganku ke gadget  usangku. Seperti biasa jari-jariku menari diantara aplikasi yang terinstal. Kotak suler menjadi akhir lompatanku. Berharap hari ini ada kabar baik yang akan kuterima. Tak perlu menunggu lama, kotak surat elektronikku pun terbuka. Tatapanku pun segera terpaku pada bagian teratas list inbok  ku. Terbersit harap yang selama ini kudambakan namun segera kuenyahkan. Tak mungkin, pikirku. Namun. Google pun Memberi Jawab source pic : google Selamat!! Sampai pada tahap ini saja mukaku sudah merona. Teringat penolakan-penolakan yang kuterima. Dan pengajuan permohonan Google AdSense (GA) ku yang tanpa ...

House For Sale

Beberapa waktu yang lalu saya membaca sebuah kisah singkat karya A.S. Laksana. Karyanya dimuat di salah satu surat kabar harian nasional yang terbit dari Surabaya. Dengan tajuk Dijual : Rumah Dua Lantai Beserta Kenangan di Dalamnya, bercerita tentang sepasang suami isteri yang sedang berada di ambang batas perceraian. Masalah-masalah yang sekiranya dianggap sepele oleh salah satu dari pasangan di dalam cerita ternyata bagi yang lain itu menjadi timbunan-timbunan konflik berkepanjangan. Dan pada akhirnya memaksa keduanya untuk segera mengambil keputusan yang tidak mudah. Mungkin seperti itulah yang bisa saya tangkap dari cerita pendek karya saudara A.S Laksana. Tapi tulisan ini tidak ingin membahas tentang cerpen A.S. Lakasana. Membaca cerpen ini seketika mengusik memori saya yang sudah lama terpendam. Ini menyangkut judul lagu yang diangkat oleh cerpenis. Membawa benak saya pada sebuah rumah yang entah seperti apa kini wujudnya. Rumah dalam kenangan saya tidak sama dengan ruma...