Skip to main content

eOOM - electrict Oriflame Opportunity Meeting



Suka banget sama bulan maret kali ini, bawaannya mau senyum-senyum terus. Sudah dihajar promo besar-besaran dari oriflame, sekarang digampar bolak balik sama d'BC Network, group tempat saya bernaung dalam menjalankan oriflame terus menggeliat, memberi kesempatan kepada leader-leadernya yang ingin terus maju mewujudkan impian menjadi kenyataan. Tahun ini banyak gebrakan yang dilakukan oleh d'BC Network untuk memuaskan nafsu para leadernya mencapai target-target bisnis mereka, salah satunya adalah BaZOOM . Nah, khusus untuk jaringan Nurul Abidah, diamond direktur saya, seorang ibu rumah tangga yang menjalankan bisnisnya dari negri kota singa sono, akan mengadakan even on line khusus untuk kamu yanng belum bergabung di oriflame. Nama even itu adalah eOOM (electrict Oriflame Opportunity Meeting) .

eOOM ini akan diadakan pada tanggal 8 maret 2015 yang akan dimulai pada pukul 08.00 WIB s/d 10 maret 2015 dan akan berakhir pada pukul 22.00 WIB. Namanya even online, maka dalam pelaksanaannya pun tidak terbatas pada ruang dan waktu. Maksudnya adalah kamu bisa mengikuti even ini dari mana saja, selama kamu bisa mengakses jaringan internet maka di situlah kesempatan kamu untuk menimba ilmu dari eOOM ini. Dan mengenai waktupun lebih fleksibel, karena even ini diadakan selama dua hari, maka dalam dua hari tersebut adalah waktu kamu untuk mencari informasi sebanyak-banyaknya mengenai oriflame. Ah, mengenai hal ini mungkin kamu lebih tahu dari saya.

Bulan ini bisa jadi waktu yang tepat untuk kamu bergabung loh. Bayangkan dech, untuk bergabung di oriflame kamu tidak perlu mengeluarkan rupiah a.k.a GRATIS. Mencari informasi sebelum memutuskan untuk bergabung dalam sebuah bisnis adalah langkah yang cerdas kawan. Bila kamu memang tertarik dengan oriflame, maka eOOM ini adalah jawaban dari ketertarikan kamu. Untuk bisa mengikuti eOOM tidak perlu bayar alias GRATIS a.k.a Free of Charge. Kamu cukup mendaftar melalui saya di 021 93795252 atau add my pin 32790039 . 

Comments

Popular posts from this blog

Obat TB Gratis, Berobat Yuk

Ketakutan itu masih sering menghantui hari-hariku. Selama Tuberkulosis masih menjadi momok bagi dunia kesehatan, sepertinya susah untuk pura-pura mengatakan aku  rapopo  . Kemudahan penularan dari penyakit akibat kuman Mycobacteriun Tuberculosis salah satu sebabnya.  Beberapa hari yang lalu, bayang-bayang ketakutan itu kembali menghantuiku. Sebut saja mama Riska, beliau adalah pekerja paruh waktu di rumahku. Karena kondisi kesehatan yang menurun, beliau memutuskan untuk mengambil cuti kerja selama dua hari. Terdengar suaranya yang lemah dan batuk-batuk kecil yang menyertainya, menggiring pikiranku pada satu kesimpulan tentang penyakit yang diderita mama Riska. Tuberkulosis, begitulah pikirku saat itu. Sungguh aku terlalu cepat memutuskan mama Riska terjangkiti kuman Mycobakterium Tuberkulosis . Hal ini semakin memperjelas betapa paranoidnya aku. Pengetahuan yang cukup tidak membuat rasa khawatirku berkurang, justru aku semakin waspada terhadap penyakit satu ini. ...

Monetisasi Blog Meningkatkan atau Menurunkan Gairah Menulis

Google benarkah ini?? source pic : google Malam ini tidurku tak nyaman. Gerakan-gerakan tak nyenyak si kecillah yang membuatku membuka mata berulang kali. Tubuhku penat. Lelap pun tak kudapat. Kantukku belum usai namun azan subuh telah berkumandang.  Sedikit malas kuberanjak dari tidurku. Tampak tuan-tuan putri masih terbuai mimpi. Kualihkan pandanganku ke gadget  usangku. Seperti biasa jari-jariku menari diantara aplikasi yang terinstal. Kotak suler menjadi akhir lompatanku. Berharap hari ini ada kabar baik yang akan kuterima. Tak perlu menunggu lama, kotak surat elektronikku pun terbuka. Tatapanku pun segera terpaku pada bagian teratas list inbok  ku. Terbersit harap yang selama ini kudambakan namun segera kuenyahkan. Tak mungkin, pikirku. Namun. Google pun Memberi Jawab source pic : google Selamat!! Sampai pada tahap ini saja mukaku sudah merona. Teringat penolakan-penolakan yang kuterima. Dan pengajuan permohonan Google AdSense (GA) ku yang tanpa ...

House For Sale

Beberapa waktu yang lalu saya membaca sebuah kisah singkat karya A.S. Laksana. Karyanya dimuat di salah satu surat kabar harian nasional yang terbit dari Surabaya. Dengan tajuk Dijual : Rumah Dua Lantai Beserta Kenangan di Dalamnya, bercerita tentang sepasang suami isteri yang sedang berada di ambang batas perceraian. Masalah-masalah yang sekiranya dianggap sepele oleh salah satu dari pasangan di dalam cerita ternyata bagi yang lain itu menjadi timbunan-timbunan konflik berkepanjangan. Dan pada akhirnya memaksa keduanya untuk segera mengambil keputusan yang tidak mudah. Mungkin seperti itulah yang bisa saya tangkap dari cerita pendek karya saudara A.S Laksana. Tapi tulisan ini tidak ingin membahas tentang cerpen A.S. Lakasana. Membaca cerpen ini seketika mengusik memori saya yang sudah lama terpendam. Ini menyangkut judul lagu yang diangkat oleh cerpenis. Membawa benak saya pada sebuah rumah yang entah seperti apa kini wujudnya. Rumah dalam kenangan saya tidak sama dengan ruma...