Skip to main content

Webinar

Minggu, 9 maret 2014 pkl 08.00 WIB adalah waktu pertama kali saya mengikuti webinar. Tentang teknologi yang satu ini saya cukup ketinggalan berita, tapi wajarlah secara saya ibu rumah tangga biasa dengan ruang lingkup kerja yang tidak jauh-jauh dari dapur dan kasur.hehe. Tapi setelah beberapa bulan bergabung di oriflame, di bawah group d'BC Network, akhirnya dengan tidak melepas title sebagai ibu rumah tangga tulen, saya pun berkenalan dengan room webinar, walau pun sungguh ini bukanlah hal baru bagi sebagian orang tapi tidak untuk saya. Sebelumnya ada beberapa webinar yang saya coba ikuti, sayangnya selalu gagal. Dan selama itu saya selalu penasaran seperti apa sich sebuah webinar. Akhirnya rasa penasaran itu pun terjawab sudah, walau sedikit terlambat masuk room webinar, saya cukup puas dengan kualitas webinar kali ini. Baik dilihat dari topik bahasan, penyampaian atau pun jaringan internet yang mendukung kelancaran webinar itu sendiri.

Sebelum bergabung di oriflame, saya tidak terlalu akrab dengan istilah webinar, ya jelas, karena saya ketinggalan berita sekian tahun lamanya, memalukan. Sebenarnya webinar itu apa sich? Itu pertanyaan yang pertama kali muncul ketika ditawarkan untuk bergabung di salah satu webinar. Bila dilihat dari namanya "webinar" sepertinya terdiri dari dua suku kata yaitu web dan inar ( mungkin yang dimaksud inar adalah seminar) . Ah, untuk lebih jelasnya saya mencoba googling mengenai pengertian dari webinar. Akhirnya ada beberapa sumber yang saya gunakan sebagai rujukan, ada banyak artikel yang membahas tentang teknologi yang satu ini. Saya mencobanya merangkum sesuai dengan gaya menulis saya, semoga hal ini tidak mengaburkan definisi dari webinar itu sendiri. :)

gambar dari axleblog.com

Webinar adalah istilah yang digunakan untuk konferensi interaktif yang menggunakan teknologi internet terutama pada koneksi TCP/IP (Transmission Control Protokol/ Internet Protokol). TCP/IP adalah sekelompok protokol yang mengatur komunikasi data dalam proses tukar menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan internet yang akan memastikan pengiriman data sampai ke alamat yang dituju. Webinar memungkinkan pengiriman data dalam bentuk teks, suara, atau video chat. Beberapa webinar memerlukan software tambahan untuk diinstal para peserta webinar. Jasa penyelenggara layanan webinar pun sudah cukup mudah ditemukan. Mulai dari layanan gratis hingga berbayar. Semua kembali lagi pada kebutuhan dan kondisi keuangan. Berikut beberapa situs yang menyediakan layanan webinar : anymeeting.comFuzeBox.com, Google+ Hangouts, gotomeeting.com, WebEx.com .

Berbeda dengan skype yang menggunakan teknologi P2P ( Peer-to-Peer ) atau teknologi dari "ujung" ke "ujung" pertama kali diluncurkan dan dipopulerkan oleh aplikasi-aplikasi "berbagi-berkas" (file sharing) seperti Napster dan kazaA. Pada konteks ini teknologi P2P memungkinkan para pengguna untuk berbagi, mencari dan mengunduh berkas. Skype sebagai program komunikasi yang dapat diunduh secara gratis dibuat dengan tujuan penyediaan sarana komunikasi suara (voice) berkualitas tinggi yang murah berbasiskan internet. 

Apa kita perlu membahas instan message yang lain? Atau perlu penjabaran yang lebih luas tentang TCP/IP atau pun tentang P2P? Saya rasa tidak perlu, kalau pun kawan-kawan memerlukan informasi yang lebih , silakan googling atau kembali ke bangku kuliah dan ambil jurusan teknik informatika. Tertarik untuk mempelajarinya, tidak perlu ke luar negeri karena di Indonesia sudah ada kampus yang recomended di bidang ini, silakan kawan-kawan bisa mulai dari sini. Itu kalo kawan-kawan tertarik akan teknologinya. 

Kembali ke webinar, adalah salah satu teknologi yang dimanfaatkan fungsinya dalam pembinaan dan perkembangan dari bisnis jaringan oriflame. Orang-orang yang tergabung di oriflame dipaksa untuk melek teknologi. Dan mengenai ini semua mendapat perlakuan yang sama, tidak pandang apakah dia member lama atau member baru, apakah dia ibu rumah tangga atau wanita pekerja, dan apakah dia wanita atau pria. Yang membedakan itu semua adalah kesungguhan masing-masing personal dalam menjalankan bisnisnya. Dan satu yang pasti kawan, dengan adanya webinar ini memudahkan para leader yang sudah berpengalaman untuk mentransfer ilmu-ilmunya ke kawan-kawan yang memang membutuhkan. Dan untuk itu tidak terhalang dengan jarak yang memisahkan para consultan independent oriflame. Wow, semakin lama semakin terasa manfaat dari keanggotaan oriflame saya. Tidak akan terasa manfaatnya bila kita tidak memanfaatkannya dengan baik dan benar. Bingung?? Tidak usah dipikirkan, pikirkan saja kapan kamu memutuskan untuk segera bergabung bersama saya di oriflame. ^_^

source : MarketingZen.com

Comments

Popular posts from this blog

Obat TB Gratis, Berobat Yuk

Ketakutan itu masih sering menghantui hari-hariku. Selama Tuberkulosis masih menjadi momok bagi dunia kesehatan, sepertinya susah untuk pura-pura mengatakan aku  rapopo  . Kemudahan penularan dari penyakit akibat kuman Mycobacteriun Tuberculosis salah satu sebabnya.  Beberapa hari yang lalu, bayang-bayang ketakutan itu kembali menghantuiku. Sebut saja mama Riska, beliau adalah pekerja paruh waktu di rumahku. Karena kondisi kesehatan yang menurun, beliau memutuskan untuk mengambil cuti kerja selama dua hari. Terdengar suaranya yang lemah dan batuk-batuk kecil yang menyertainya, menggiring pikiranku pada satu kesimpulan tentang penyakit yang diderita mama Riska. Tuberkulosis, begitulah pikirku saat itu. Sungguh aku terlalu cepat memutuskan mama Riska terjangkiti kuman Mycobakterium Tuberkulosis . Hal ini semakin memperjelas betapa paranoidnya aku. Pengetahuan yang cukup tidak membuat rasa khawatirku berkurang, justru aku semakin waspada terhadap penyakit satu ini. ...

Monetisasi Blog Meningkatkan atau Menurunkan Gairah Menulis

Google benarkah ini?? source pic : google Malam ini tidurku tak nyaman. Gerakan-gerakan tak nyenyak si kecillah yang membuatku membuka mata berulang kali. Tubuhku penat. Lelap pun tak kudapat. Kantukku belum usai namun azan subuh telah berkumandang.  Sedikit malas kuberanjak dari tidurku. Tampak tuan-tuan putri masih terbuai mimpi. Kualihkan pandanganku ke gadget  usangku. Seperti biasa jari-jariku menari diantara aplikasi yang terinstal. Kotak suler menjadi akhir lompatanku. Berharap hari ini ada kabar baik yang akan kuterima. Tak perlu menunggu lama, kotak surat elektronikku pun terbuka. Tatapanku pun segera terpaku pada bagian teratas list inbok  ku. Terbersit harap yang selama ini kudambakan namun segera kuenyahkan. Tak mungkin, pikirku. Namun. Google pun Memberi Jawab source pic : google Selamat!! Sampai pada tahap ini saja mukaku sudah merona. Teringat penolakan-penolakan yang kuterima. Dan pengajuan permohonan Google AdSense (GA) ku yang tanpa ...

House For Sale

Beberapa waktu yang lalu saya membaca sebuah kisah singkat karya A.S. Laksana. Karyanya dimuat di salah satu surat kabar harian nasional yang terbit dari Surabaya. Dengan tajuk Dijual : Rumah Dua Lantai Beserta Kenangan di Dalamnya, bercerita tentang sepasang suami isteri yang sedang berada di ambang batas perceraian. Masalah-masalah yang sekiranya dianggap sepele oleh salah satu dari pasangan di dalam cerita ternyata bagi yang lain itu menjadi timbunan-timbunan konflik berkepanjangan. Dan pada akhirnya memaksa keduanya untuk segera mengambil keputusan yang tidak mudah. Mungkin seperti itulah yang bisa saya tangkap dari cerita pendek karya saudara A.S Laksana. Tapi tulisan ini tidak ingin membahas tentang cerpen A.S. Lakasana. Membaca cerpen ini seketika mengusik memori saya yang sudah lama terpendam. Ini menyangkut judul lagu yang diangkat oleh cerpenis. Membawa benak saya pada sebuah rumah yang entah seperti apa kini wujudnya. Rumah dalam kenangan saya tidak sama dengan ruma...