Skip to main content

Aksi Sehat 5 Menit Ku

" Bu, adek mau apel fujinya donk " 
Begitulah celoteh si kecil. Anak bungsuku yang suka sekali makan apel fuji.  

Apel fuji menjadi buah favorit keluarga kami. Buah impor ini berasal dari negeri sakura. Memiliki warna menarik, rasa yang manis, serta kandungan antioksidan yang cukup tinggi. Maka tak heran bila keluarga kami pun menjadi candu mengkonsumsinya. Nah, masalahnya sudah menjadi rahasia umum jika pada permukaan kulit buah-buah impor seperti apel, pir dilapisi oleh lilin. Lapisan lilin atau wax ini digunakan untuk menjaga kesegaran pada buah. Alih-alih ingin hidup sehat, ternyata buah pun telah tercemar berbagai zat berbahaya. Mulai dari penyemprotan peptisida hingga lapisan lilin / wax. Wow, untuk hidup sehat pun ternyata tidak mudah ya. Zat-zat berbahaya yang terdapat pada sayur dan buah menjadi kendala bagi tubuh manusia. Pun dengan pencemaran dari berbagai polutan yang terus meningkat. Hidup sehat dengan selalu mengkonsumsi buah dan sayur setiap hari adalah cara jitu untuk melawan berbagai serangan radikal bebas pada tubuh. Tapi bagaimana cara menghilangkan zat-zat berbahaya yang terdapat pada buah dan sayur?

Sedikit tips dariku ini mungkin bisa berguna buat kamu yanng ingin hidup sehat. Penyemprotan peptisida pada buah dan sayur dimaksudkan untuk menghalau hama agar tidak terjadi gagal panen. Bila residu yang terdapat pada buah dan sayur ikut terkonsumsi, maka dalam jangka waktu panjang hal ini akan menjadi masalah serius bagi kesehatan tubuh. Seperti munculnya berbagai macam penyakit kronis atau bahkan bisa berujung kematian. Proses pencucian yang benar dapat menghilangkan sisa peptisida yang terdapat pada buah dan sayur. Biasanya aku akan mencuci buah dan sayur dibawah air yang mengalir (air kran). Sedangkan untuk menghilangkan lapisan lilin pada buah, biasanya aku mengerik bagian permukaan buah (apel) menggunakan pisau. Berharap dengan mengeriknya lapisan lilin bisa terkikis dengan sempuna, tanpa tersisa sedikit pun. Tapi kebayang donk, berapa lama waktu yang dibutuhkan hanya untuk memakan satu buah apel fuji?
  
mengerik kulit apel untuk menghilangkan lapisan lilin (dok pribadi)

Sebagai ibu rumah tangga tentu pekerjaanku tidak sedikit. aku harus pintar-pintar membagi waktu agar tidak ada pekerjaan yang tertunda. Mengerik permukaan kulit buah menjadi kurang efisien bagiku. Untuk mempersingkat waktu, aku pun langsung mengupas kulit buah. Lebih cepat, aman dan praktis. Hanya saja dengan mengupas kulit buah, sama halnya dengan membuang sebagian besar manfaat buah apel dan menyisakannya sedikit saja untuk tubuh. Jadi bagaimana donk cara jitu mengkonsumsi buah dan sayur tanpa harus membuang manfaatnya dan mengorbankan banyak waktu?

Mau hidup sehat aja kok repot? Itu dulu, sekarang sich udah tidak perlu repot-repot lagi. Karena aku sudah menemukan solusi untuk masalah cuci mencuci buah dan sayur ini. Membebaskan buah dan sayur dari zat-zat berbahaya dalam waktu yang cukup singkat. Yup, sekarang aku menggunakan Mama Lime Anti Bacteria dengan varian green tea refill.

Mama Lime Anti Bacteria ( dok pribadi )
Mama Lime Anti Bacteria, merupakan pioneer cairan pencuci piring dengan Anti Bacteria pertama di Indonesia yang berfungsi tidak saja sebagai pencuci piring tapi dapat juga mencuci buah dan sayur. Mama Lime Anti Bacteria hadir dengan formula baru Bioguard yang mampu membersihkan peptisida dan membunuh kuman sampai 99%. Mama Lime Anti Bacteria adalah brand Internasional yang diproduksi oleh Lion-Japan. Di Indonesia, LION berkerja sama dengan WINGS sehingga menjadi LION WINGS. Tersedia empat pilihan varian yaitu Lime, Lime Refill, Green Tea dan Green Tea Refill.

Dan hei, ternyata sisa peptisida (residu) pada buah itu bersifat waterproof lho. Sehingga mencuci buah dan sayur hanya menggunakan air saja tidak cukup. Untung ada Mama Lime Anti Bacteria, sabun pencuci piring tapi dapat juga digunakan untuk mencuci buah dan sayur. Jadi ingat dengan presenter ganteng Choky Sitohang. Doikan bintang iklannya Mama Lime Anti Bacteria. Taukan kalo Mama Lime Anti Bacteria mengajak Indonesia lakukan gerakan aksi sehat 5 menit (#AS5M). Cuma lima menit guys, gunakan lima menit waktumu untuk investasi kesehatan jangka panjang. Kerenkan. Caranya cukup mudah kok. Coba dech cek aksi sehat 5 menit ku di bawah ini:

  1. Siapkan Mama Lime Anti Bacteria serta buah atau sayur yang akan di cuci
  2. Larutkan 0,5 sendok makan Mama Lime ke dalam 1 liter air bersih
  3. Cuci buah atau sayur dalam waktu 1,5 menit ke dalam larutan Mama Lime Anti Bacteria, setelah itu 1,5 menit untuk membilas buah atau sayur pada air mengalir.
  4. Gunakan 2 menit untuk menyajikan buah yang telah dibilas
  5. Dalam 5 menit buah telah siap untuk disantap
  6. Ajak si kecil menikmati sajian buah yang telah disiapkan, membiasakan mengkonsumsi buah sejak dini merupakan modal dasar si kecil untuk selalu hidup sehat.

rangkaian proses penyajian buah cuma dalam 5 menit ( dok pribadi )

Betapa gampang dan cepat menerapkan gaya hidup sehat pada keluarga. Bersama Mama Lime Anti Bacteria mari lakukan gerakan aksi sehat 5 menit setiap hari, dan jadilah generasi penikmat buah-sayur. Demi kehidupan yang lebih sehat.                
( credit : disini )

Comments

  1. Wah, aku juga suka banget makan buah-buahan. Terima kasih infonya ya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. buah memiliki manfaat yang sangat banyak bagi tubuh, sayangkan bila itu semua harus terhalang oleh zat-zat berbahaya, untung ada mama lime, jadi lebih aman bila ingin mengkonsumsi buah favorit. makasih juga udah mampir di sini :)

      Delete
  2. wah mantep nih mak, semoga kita bisa selalu menjaga kesehatan dengan konsumsi sayur n buah yg cukup ya mak :) sekarang kan lbh mudah ada mama lime anti bacteria :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. makasih mak, yup, mari mengkonsumsi buah dan sayur tiap hari mak :)

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Obat TB Gratis, Berobat Yuk

Ketakutan itu masih sering menghantui hari-hariku. Selama Tuberkulosis masih menjadi momok bagi dunia kesehatan, sepertinya susah untuk pura-pura mengatakan aku  rapopo  . Kemudahan penularan dari penyakit akibat kuman Mycobacteriun Tuberculosis salah satu sebabnya.  Beberapa hari yang lalu, bayang-bayang ketakutan itu kembali menghantuiku. Sebut saja mama Riska, beliau adalah pekerja paruh waktu di rumahku. Karena kondisi kesehatan yang menurun, beliau memutuskan untuk mengambil cuti kerja selama dua hari. Terdengar suaranya yang lemah dan batuk-batuk kecil yang menyertainya, menggiring pikiranku pada satu kesimpulan tentang penyakit yang diderita mama Riska. Tuberkulosis, begitulah pikirku saat itu. Sungguh aku terlalu cepat memutuskan mama Riska terjangkiti kuman Mycobakterium Tuberkulosis . Hal ini semakin memperjelas betapa paranoidnya aku. Pengetahuan yang cukup tidak membuat rasa khawatirku berkurang, justru aku semakin waspada terhadap penyakit satu ini. ...

Monetisasi Blog Meningkatkan atau Menurunkan Gairah Menulis

Google benarkah ini?? source pic : google Malam ini tidurku tak nyaman. Gerakan-gerakan tak nyenyak si kecillah yang membuatku membuka mata berulang kali. Tubuhku penat. Lelap pun tak kudapat. Kantukku belum usai namun azan subuh telah berkumandang.  Sedikit malas kuberanjak dari tidurku. Tampak tuan-tuan putri masih terbuai mimpi. Kualihkan pandanganku ke gadget  usangku. Seperti biasa jari-jariku menari diantara aplikasi yang terinstal. Kotak suler menjadi akhir lompatanku. Berharap hari ini ada kabar baik yang akan kuterima. Tak perlu menunggu lama, kotak surat elektronikku pun terbuka. Tatapanku pun segera terpaku pada bagian teratas list inbok  ku. Terbersit harap yang selama ini kudambakan namun segera kuenyahkan. Tak mungkin, pikirku. Namun. Google pun Memberi Jawab source pic : google Selamat!! Sampai pada tahap ini saja mukaku sudah merona. Teringat penolakan-penolakan yang kuterima. Dan pengajuan permohonan Google AdSense (GA) ku yang tanpa ...

House For Sale

Beberapa waktu yang lalu saya membaca sebuah kisah singkat karya A.S. Laksana. Karyanya dimuat di salah satu surat kabar harian nasional yang terbit dari Surabaya. Dengan tajuk Dijual : Rumah Dua Lantai Beserta Kenangan di Dalamnya, bercerita tentang sepasang suami isteri yang sedang berada di ambang batas perceraian. Masalah-masalah yang sekiranya dianggap sepele oleh salah satu dari pasangan di dalam cerita ternyata bagi yang lain itu menjadi timbunan-timbunan konflik berkepanjangan. Dan pada akhirnya memaksa keduanya untuk segera mengambil keputusan yang tidak mudah. Mungkin seperti itulah yang bisa saya tangkap dari cerita pendek karya saudara A.S Laksana. Tapi tulisan ini tidak ingin membahas tentang cerpen A.S. Lakasana. Membaca cerpen ini seketika mengusik memori saya yang sudah lama terpendam. Ini menyangkut judul lagu yang diangkat oleh cerpenis. Membawa benak saya pada sebuah rumah yang entah seperti apa kini wujudnya. Rumah dalam kenangan saya tidak sama dengan ruma...