Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Gaya Hidup

Merayakan Idul Fitri Bersama Hotel Mercure Ancol

Allahu Akbar .. Allahu Akbar... Allahu Akbar...   La ilaha illallah wallahu akbar.    Allahu akbar walilla ilham. Suara beduk tertalu-talu. Dari kejauhan riuh takbir keliling terdengar meriah. Masjid-masjid dari petang hingga subuh menjelang terus mengumandangkan puji-pujian Tuhan. Lirih hati menjerit ketika mata tak mampu menyapa sanak saudara. Sendu menyergap ketika syahdunya ramadhan berganti rindu yang perlahan menyeruak. Teriring sesal yang kemudian muncul ke permukaan karena bulan suci terlewati dengan percuma. Sayangnya.... Sementara nun jauh di sana,di tanah Papua terjadi kisruh di saat umat muslim tengah merayakan Idul Fitri. Kabar itu pun begitu cepat menyebar dan berkembang dengan pesatnya. Tanpa terbendung. Portal-portal berita online saling rebut mengabari tentang perkara yang disinyalir mampu menyulut perpecahan ini. Media-media sosial pun turut meramaikan. Ada yang teragak untuk segera bertindak. Ada pula yang menunggu sembari me...

Perkembangan Teknologi dan Anak

sumber gb. http://ayysa.com/ Permainan masa kecil tempo dulu jauh berbeda dengan anak-anak masa kini. Dulu, tanah kosong begitu mudah dijumpai. Terlebih bila tinggalnya di kampung seperti saya. Sungainya masih jernih. Pohon-pohonnya rimbun. Udaranya nan segar minim polusi. Menciptakan lingkungan bermain yang sangat kondunsif untuk anak. Lalu ketika saya beranjak dewasa kemudian menikah dan memiliki momongan. Keceriaan bermain tak lagi terlihat sama. Kini kondisi yang dihadapi telah jauh berubah. Apalagi setelah keluarga kami memutuskan untuk tinggal di ibu kota. Betapa sulitnya menemukan tanah-tanah lapang di lingkungan tempat kami tinggal. Tepian kota saja sudah tak ramah terhadap perkembangan anak. Bagaimana bila tinggal di pusat kota. Beruntung bila perumahan mewah yang menjadi hunian, atau apartemen dengan segala fasilitas pendukungnya. Lah bila tinggalnya di gang sempit, di apit gedung-gedung pencakar langit, dibumbui dengan kadar polutan yang kian melejit lalu ...

[Tanya]Selama Ramadhan Harus Berapa Kali ke Mall

Di sebuah pusat perbelanjaan. Bu Henny sibuk mencari keperluan untuk menghadapi hari raya yang sebentar lagi tiba. List  belanjaannya panjang dan rinci. Mulai dari kebutuhan sang buah hati hingga pesanan sang suami. Mulai dari pakaian dalam hingga pakaian luar. Mulai dari ujung kepala hingga ujung kaki. Secara cermat ditulisnya dengan jelas di atas secarik kertas yang terlipat rapi. Biasanya bu Henny hanya sebulan sekali menginjakkan kaki di pusat-pusat perbelanjaan. Tapi khusus di bulan penuh rahmat ini kunjungan bu Henny ke pusat-pusat perbelanjaan bisa berulang kali. Itu pun selalu saja terasa ada yang kurang. sumber gb : https://simfonikehidupan.wordpress.com/ Hal semacam itu mungkin tidak hanya dialami oleh bu Henny saja. Hari Raya Idul Fitri selalu identik dengan pakaian baru. Makanan yang melimpah ruah. Menjadikan jelang hari raya konsentrasi masyarakat cendrung teralihkan ke pusat-pusat perbelanjaan. Tak pelak mall-mall, pusat-pusat grosir, atau pun pasar-pasa...