Skip to main content

Ganti Furniture di Hari Raya

sumber

Ganti furniture di hari raya? 

Memasuki hari raya Idul Fitri tampaknya tidak hanya pakaian saja yang musti baru. Rumah pun bila perlu diganti rupanya agar terlihat lebih cantik. Rumput-rumput di taman yang mulai rimbun dipangkas rapi. Cat-cat tembok yang mulai kusam dipoles dengan warna yang lebih segar. Begitu pun dengan perabotan yang terlihat tua dan tak layak dipandang patut diganti dengan yang baru. 

Sayangnya mengganti perabotan tidak segampang seperti membeli baju baru. Pakaian dapat dengan mudah kita dapati. Di luar sana akan banyak pilihan toko yang menjual segala rupa jenis pakaian dengan harga yang  bervariasi. Tinggal disesuaikan dengan selera dan kondisi kantong dalam sekejap baju yang kita inginkan sudah berada di tangan.

Memenuhi keperluan menyambut hari nan fitri, pusat-pusat perbelanjaan sudah tentu menjadi tempat yang wajib dikunjungi. Lokasi yang nyaman, ragamnya pilihan, dan diskon yang ditawarkan menjadi alasan banyak orang untuk memadati mall-mall tersebut. Semua yang dibutuhkan ada di dalamnya. Mulai dari sandang, pangan hingga papan semua ada. Hanya saja jika furniture yang kamu cari rasanya pusat perbelanjaan bukan pilihan yang tepat. 

Kenapa? 

Karena koleksi perabot rumah yang dimiliki sebuah mall tidak selengkap toko yang memang khusus menjual perlengkapan rumah. Selain itu harga-harga furniture yang dibanderol oleh pusat perbelanjaan tidak cukup bersaing dengan toko-toko mebel tertentu. Jadi sebaiknya bila ingin membeli furniture jangan di mall tapi pilih toko-toko khusus yang menjual segala rupa isi rumah.

Ganti furniture di hari raya pun ada kiat-kiatnya lho. Karena saat menjelang hari-hari besar seperti Idul Fitri ini, permintaan terhadap produk-produk furniture juga meningkat. Ketersediaan barang yang belum tentu ada menjadi perkara yang harus dipertimbangkan. 

Berbekal pengalaman saya, pada toko-toko tertentu perbedaan harga cukup mencolok. Sebagai pembeli yang bijak lakukan pengecekan harga untuk mendapatkan barang dengan nilai yang memuaskan. Toko-toko mebel yang sudah memiliki nama menjelang hari raya dipastikan penuh sesak oleh pengunjung. Jadi bila kamu berniat mengganti furniture di hari raya sebaiknya belilah ketika Idul Fitri masih berada jauh di depan.

Semoga bermanfaat!! 


Comments

  1. Kendala ganti furniture itu satu: yg lama harus disingkirin dulu dan itu yang tidak mudah

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, benar itu kendalanya bu.. menjualnya kembali pun memerlukan waktu.. sebelum brng laku dijual mungkin itu gunanya gudang di rumah...

      Delete
  2. Sama nih, klo mau beli furniture baru saya rempong bandingin harga kesana kesini :) Ya gimana lagi, harus menegakkan prinsip ekonomi kaaann *kekep dompet :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. kayaknya memang musti seperti itu mb.. klo gak gitu ntar kitanya yang repot.. :D

      Delete
  3. saya sih kendalanya duit hahahah kalau pas mau lebaran banyak keperluan , ganti furniture justru saya lakukan saat akhir tahun itu pun kalau urgent sekali

    ReplyDelete
    Replies
    1. haha iya bener bener.. perkara duit memang kerap pelik ....

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Obat TB Gratis, Berobat Yuk

Ketakutan itu masih sering menghantui hari-hariku. Selama Tuberkulosis masih menjadi momok bagi dunia kesehatan, sepertinya susah untuk pura-pura mengatakan aku  rapopo  . Kemudahan penularan dari penyakit akibat kuman Mycobacteriun Tuberculosis salah satu sebabnya.  Beberapa hari yang lalu, bayang-bayang ketakutan itu kembali menghantuiku. Sebut saja mama Riska, beliau adalah pekerja paruh waktu di rumahku. Karena kondisi kesehatan yang menurun, beliau memutuskan untuk mengambil cuti kerja selama dua hari. Terdengar suaranya yang lemah dan batuk-batuk kecil yang menyertainya, menggiring pikiranku pada satu kesimpulan tentang penyakit yang diderita mama Riska. Tuberkulosis, begitulah pikirku saat itu. Sungguh aku terlalu cepat memutuskan mama Riska terjangkiti kuman Mycobakterium Tuberkulosis . Hal ini semakin memperjelas betapa paranoidnya aku. Pengetahuan yang cukup tidak membuat rasa khawatirku berkurang, justru aku semakin waspada terhadap penyakit satu ini. ...

Monetisasi Blog Meningkatkan atau Menurunkan Gairah Menulis

Google benarkah ini?? source pic : google Malam ini tidurku tak nyaman. Gerakan-gerakan tak nyenyak si kecillah yang membuatku membuka mata berulang kali. Tubuhku penat. Lelap pun tak kudapat. Kantukku belum usai namun azan subuh telah berkumandang.  Sedikit malas kuberanjak dari tidurku. Tampak tuan-tuan putri masih terbuai mimpi. Kualihkan pandanganku ke gadget  usangku. Seperti biasa jari-jariku menari diantara aplikasi yang terinstal. Kotak suler menjadi akhir lompatanku. Berharap hari ini ada kabar baik yang akan kuterima. Tak perlu menunggu lama, kotak surat elektronikku pun terbuka. Tatapanku pun segera terpaku pada bagian teratas list inbok  ku. Terbersit harap yang selama ini kudambakan namun segera kuenyahkan. Tak mungkin, pikirku. Namun. Google pun Memberi Jawab source pic : google Selamat!! Sampai pada tahap ini saja mukaku sudah merona. Teringat penolakan-penolakan yang kuterima. Dan pengajuan permohonan Google AdSense (GA) ku yang tanpa ...

House For Sale

Beberapa waktu yang lalu saya membaca sebuah kisah singkat karya A.S. Laksana. Karyanya dimuat di salah satu surat kabar harian nasional yang terbit dari Surabaya. Dengan tajuk Dijual : Rumah Dua Lantai Beserta Kenangan di Dalamnya, bercerita tentang sepasang suami isteri yang sedang berada di ambang batas perceraian. Masalah-masalah yang sekiranya dianggap sepele oleh salah satu dari pasangan di dalam cerita ternyata bagi yang lain itu menjadi timbunan-timbunan konflik berkepanjangan. Dan pada akhirnya memaksa keduanya untuk segera mengambil keputusan yang tidak mudah. Mungkin seperti itulah yang bisa saya tangkap dari cerita pendek karya saudara A.S Laksana. Tapi tulisan ini tidak ingin membahas tentang cerpen A.S. Lakasana. Membaca cerpen ini seketika mengusik memori saya yang sudah lama terpendam. Ini menyangkut judul lagu yang diangkat oleh cerpenis. Membawa benak saya pada sebuah rumah yang entah seperti apa kini wujudnya. Rumah dalam kenangan saya tidak sama dengan ruma...