Skip to main content

Trimester Pertama

"Biasanya di bisnis ini semangat yang berapi-api itu akan bertahan pada tiga bulan pertama mereka bergabung, setelah itu semangat itu akan memudar lalu menghilang", kata seorang teman kepada ku.

Iya, tiga bulan pertama di bisnis ini adalah masa welcome programnya bagi member yang baru bergabung. Welcome program adalah salah satu bentuk promosi oriflame yang dipersembahkan khusus bagi anggota yang baru bergabung. Para anggota baru ini akan disuguhkan dengan berbagai macam hadiah yang menarik . Dengan memenuhi kualifikasi yang telah ditentukan maka para newbie berhak mendapatkan hadiah dari welcome program. 

Bila tiga bulan pertama pada masa kehamilan merupakan waktu pembentukan sekaligus perkembangan pesat  dari semua sistem dan organ bayi. Maka tiga bulan pertama di bisnis ini adalah kesempatan bagi para newbie untuk mendapatkan dan menikmati promosi welcome program oriflame. Bila di trimester pertama kehamilan adalah masa di mana janin akan membentuk semua organ dan jaringan tubuh selayaknya manusia dewasa dan mulai mengerakkan tangan dan kakinya, membuka dan menutup mulutnya. Maka pada trimester pertama di bisnis ini adalah awal bagi oriflamers untuk memulai bisnisnya dan bertingkah selayaknya seorang pebisnis. Bila pada trimester pertama kehamilan merupakan awal dari sebuah kehidupan, maka seharusnya trimester pertama di bisnis ini bukan akhir dari sebuah bisnis tetapi merupakan awal dari perjalanan panjang bagi oriflamers dalam dunia enterpreuner.

Dan pada hari ini tepat tiga bulan aku bergabung di oriflame berarti masa welcome progra ku sebagai newbie telah berakhir. Bagaimana dengan semangatku? Apakah ikut berakhir juga seiring dengan berakhirnya masa welcome programku? Bicara mengenai semangat memang tidak mudah, Karena semangat ini terus berfluktuasi, selalu berubah-ubah, kadang naik kadang turun. Dan seperti itulah manusia, jadi wajar bila semangatku mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Hanya saja selalu ada cara untuk menjaganya tetap ada dan bergairah. 

Tiga bulan pertamaku di sini, belum banyak yang aku lakukan. Belajar tidak akan pernah habisnya, pengalaman adalah guru terbaik. Beranilah untuk melakukan kesalahan, karena dari kesalahan itulah kita belajar.  

Comments

Popular posts from this blog

Monetisasi Blog Meningkatkan atau Menurunkan Gairah Menulis

Google benarkah ini?? source pic : google Malam ini tidurku tak nyaman. Gerakan-gerakan tak nyenyak si kecillah yang membuatku membuka mata berulang kali. Tubuhku penat. Lelap pun tak kudapat. Kantukku belum usai namun azan subuh telah berkumandang.  Sedikit malas kuberanjak dari tidurku. Tampak tuan-tuan putri masih terbuai mimpi. Kualihkan pandanganku ke gadget  usangku. Seperti biasa jari-jariku menari diantara aplikasi yang terinstal. Kotak suler menjadi akhir lompatanku. Berharap hari ini ada kabar baik yang akan kuterima. Tak perlu menunggu lama, kotak surat elektronikku pun terbuka. Tatapanku pun segera terpaku pada bagian teratas list inbok  ku. Terbersit harap yang selama ini kudambakan namun segera kuenyahkan. Tak mungkin, pikirku. Namun. Google pun Memberi Jawab source pic : google Selamat!! Sampai pada tahap ini saja mukaku sudah merona. Teringat penolakan-penolakan yang kuterima. Dan pengajuan permohonan Google AdSense (GA) ku yang tanpa ...

Keinginanku di Tahun 2016

"Apa yang kamu inginkan di tahun 2016 ini?" tanya bu Lia kepada kawannya. "Aku ingin membeli sebidang tanah. Kamu?"  "Aku ingin menanbah koleksi mobilku." Jawab bu Lia penuh harap. Bu Lia dan bu Rini telah berkawan sejak kecil. Tiap tahun mereka akan menuliskan keinginan-keinginan mereka pada secarik kertas. Lalu kertas tersebut akan dimasukkan ke dalam botol dan dikuburkan pada tempat yang selalu sama. Di halaman belakang rumah bu Lia. *** Lain lagi kisah pasangan suami istri yang baru saja pindah rumah di kampung kami, pak Slamet dan bu Dina. Di tahun baru ini tak banyak yang diinginkan oleh pak Slamet. Resolusinya sederhana saja. Dia ingin berhenti merokok. Dia tidak ingin menuntut lebih banyak kepada dirinya.  Tapi, tidak denga isterinya, bu Dina. Betapa banyak keinginan yang ingin dicapainya di tahun ini. Mobil dan rumah hanya sebagian kecil harapan yang dilangitkan. Sisanya masih panjang di belakang. Operasi payudaralah, permak...

[FunBlogging8] Dari Hobi Menjadi Profesi

Dimulai dari Sebuah Hobi "Apa hobimu kawan?"  "Mendaki gunung? Menaklukkan beragam tebing? Mengarungi lautan? "Bercumbu" dengan banyak hutan? Atau menulis?"  Apapun hobimu, melakukannya tentu membuat hatimu senang. Dulu, aku suka sekali memanjat wall climbing  yang ada di kampusku. Rasanya tak puas bila dalam seminggu hanya sekali kesempatan memanjat yang kudapat. Aku pun memutuskan untuk bergabung dengan perhimpunan mahasiswa pecinta alam kampus. Tentu tujuan utamaku bergabung agar aku dapat lebih mengenal dunia panjat yang kucintai ini. Hingga kini, rasa sukaku terhadap olah raga panjat ini tidak berkurang sedikit pun. Bahkan setelah menjadi seorang ibu pun, aku tidak berhenti mencuri kesempatan untuk bisa merasakan betapa menyenangkannya menggenggam point-point panjat. Meski perutku menghalangi tubuhku merapat ke papan panjat, namun hal itu tidak melunturkan rasa cintaku terhadap olah raga ekstrem satu ini. Aku berharap, suatu saat nanti,...