Skip to main content

Cerita Ke Tiga Nevania Tsaabita Putri



gb. dari www.yes24.co.id

Cita - Cita ku

By : Nevania Tsaabita Putri

kalau aku sudah besar.
Aku nanti mau jadi princess yang adil dan jujur seperti princess Adila yang artinya adil.
Aku ingin memiliki istana.
Aku juga ingin memelihara hewan kuda dan burung.
Aku ingin punya taman juga yang ada bunga kaca piring, dan bunga matahari.
Aku juga ingin istana punya warna pink dan ungu.
kudanya inginnya aku punya warna putih.
Aku kalau punya kuda aku kasih nama enjel, dan burung bernama sabita.
Burungnya perempuan sarangnya warna kuning.
warna burungnya biru.
kudanya perempuan kandangnya warna merah.
rambut kudanya warna putih juga.
pricess adila memakai kerudung.
karena ia orang islam.
Istananya bernama Al-haq.
Ia menjaga lingkungan sekitar.
Sebelum magrib ia sudah pulang ke istananya.
Ia orang yang soleha sekali.

Masih banyak typo hehe..tapi lumayanlah sedikit ada kemajuan. Sepertinya belajar menulis ini sedikit mulai terlihat pengaruhnya. Itu kata anak sulungku.

"Roro sekarang kalo menulis sepertinya lebih cepat dari biasanya, kayaknya gara-gara ibu suruh nulis cerita setiap hari," begitulah celotehnya sepulang sekolah. :)

Semoga saja ya sayang, membangun sebuah kebiasaan baik tidaklah mudah, tapi bila konsisten melakukannya lambat laun akan terlihat hasilnya. Amin ...

Comments

Popular posts from this blog

Monetisasi Blog Meningkatkan atau Menurunkan Gairah Menulis

Google benarkah ini?? source pic : google Malam ini tidurku tak nyaman. Gerakan-gerakan tak nyenyak si kecillah yang membuatku membuka mata berulang kali. Tubuhku penat. Lelap pun tak kudapat. Kantukku belum usai namun azan subuh telah berkumandang.  Sedikit malas kuberanjak dari tidurku. Tampak tuan-tuan putri masih terbuai mimpi. Kualihkan pandanganku ke gadget  usangku. Seperti biasa jari-jariku menari diantara aplikasi yang terinstal. Kotak suler menjadi akhir lompatanku. Berharap hari ini ada kabar baik yang akan kuterima. Tak perlu menunggu lama, kotak surat elektronikku pun terbuka. Tatapanku pun segera terpaku pada bagian teratas list inbok  ku. Terbersit harap yang selama ini kudambakan namun segera kuenyahkan. Tak mungkin, pikirku. Namun. Google pun Memberi Jawab source pic : google Selamat!! Sampai pada tahap ini saja mukaku sudah merona. Teringat penolakan-penolakan yang kuterima. Dan pengajuan permohonan Google AdSense (GA) ku yang tanpa ...

Kenali Gejalanya, Tuberkulosis Bisa Disembuhkan

Sebagai orang yang awam dalam bidang kesehatan, Tuberkulosis membuat saya selalu khawatir bila berdekatan dengan seseorang yang sedang batuk-batuk. Dulu, sewaktu saya kecil ada salah satu pegawai orang tua saya, kak Ujang, dikabarkan terkena Tuberkulosis. Tapi saya tidak terlalu mengerti saat itu, karena masih anak-anak. Entah sejak kapan tepatnya, kak Ujang sudah tidak berkerja lagi dengan orang tua saya. Sekian lama saya tidak mendengar kabar tentang beliau. Hingga kabar duka itu sampai ke telinga saya ketika saya sudah menjadi seorang ibu. Meninggal karena Tuberkulosis, terbayang kembali badannya yang kurus, gaya hidupnya yang tidak bisa jauh dari rokok. Kak Ujang, beliau yang sering bermain dengan saya kecil, bercanda, tertawa. Ah, meyesal saya tidak sempat berjumpa dengannya sebelum kepergiaan beliau ke alam sana. Saya tidak tahu apakah orang-orang yang disekitar beliau sudah mengambil langkah-langkah kesehatan yang tepat. Mengingat Tuberkulosis ini sudah cukup lama menggrogoti ...

Aku Membutuhkanmu di Sini. Hanya Itu!!

Aku berdiri di tanah lapang. Tubuh-tubuh saling berdesakan. Anak-anak bermain berlarian. Muda mudi asik bercengkrama. Ada yang jalan berpelukan. Ada pula yang lebih memilih duduk berdampingan sembari menikmati petang. Aku diam tak bergerak. Hanya mataku yang liar mencarimu. Di kejauhan tampak sebuah pertunjukan yang menarik banyak orang untuk berkumpul. Kuputuskan mendekat. Mungkin di sana aku akan menemukanmu. Cetar. Cetar. Samar terdengar bunyi cambuk yang dipukul ke udara. Suaranya membahana menarik banyak perhatian. Cetar.  Riuh suara memadati tanah lapang. Tubuh-tubuh tinggi menutupi ku yang berada di barisan belakang. Rapat barisan membuatku kepayahan melihat pertunjukan di depan sana. Tapi aku harus menemukanmu. Saat ini aku begitu membutuhkanmu. Ada yang terasa kosong setelah sekian lama kita berpisah. Sungguh aku memerlukan dirimu. Menemaniku melalui dunia yang sudah tak ramah. Di depan sana aksi terus berlanjut. Aku masih berdiri diam. Mencari celah di anta...